• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Prabowo: Saya Pertama dalam TNI yang Mengatakan Civilian Supremacy

img

Infoweb.biz.id Bismillah semoga semua urusan lancar. Pada Artikel Ini aku mau berbagi pengalaman seputar Berita yang bermanfaat. Tulisan Yang Mengangkat Berita Prabowo Saya Pertama dalam TNI yang Mengatakan Civilian Supremacy Jangan skip bagian apapun ya baca sampai tuntas.

    Table of Contents

Dalam sebuah wawancara eksklusif yang disiarkan pada Senin, 7 April 2025, di YouTube detikcom, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinyalah yang pertama kali memperkenalkan konsep civilian supremacy di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Prabowo menekankan bahwa kembalinya TNI ke barak sepenuhnya merupakan inisiatif dari para pemimpin TNI sendiri. Saya adalah orang pertama di TNI yang menggaungkan civilian supremacy, tegasnya.

Beliau juga menyinggung momen pemberhentian dirinya dari dinas militer oleh Presiden RI ke-3, BJ Habibie. Saya diberhentikan oleh Pak Habibie, dan saya menerima keputusan itu, meskipun saat itu saya memegang komando pasukan terbanyak, ungkap Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa di dalam tubuh TNI, kepatuhan terhadap pemimpin sipil adalah prinsip yang tak tergoyahkan. Ia juga menyoroti peran penting TNI dalam penanggulangan bencana dan pengamanan hari raya besar.

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa masih terdapat kekurangan di dalam tubuh TNI. Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan atas kekurangan tersebut adalah tanggung jawab bersama. Setiap lembaga, termasuk TNI, pasti memiliki hal-hal yang perlu diperbaiki. Sebagai mandataris rakyat, kita bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan tersebut, ujarnya.

Pernyataan ini muncul dalam konteks acara penghargaan yang diselenggarakan oleh detikcom bersama Polri untuk memberikan apresiasi kepada polisi-polisi teladan. Kisah-kisah inspiratif para kandidat polisi teladan dapat diakses di platform detikcom.

Selesai sudah pembahasan prabowo saya pertama dalam tni yang mengatakan civilian supremacy yang saya tuangkan dalam berita Terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah Anda berikan, pertahankan motivasi dan pola hidup sehat. Mari sebar kebaikan ini kepada semua. Sampai jumpa lagi

Special Ads
© Copyright 2024 - InfoWeb.Biz.Id
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads