• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Pasukan Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berkewarganegaraan AS

img

Infoweb.biz.id Selamat beraktivitas dan semoga sukses selalu. Pada Kesempatan Ini saya mau menjelaskan manfaat dari Berita yang banyak dicari. Konten Yang Menarik Tentang Berita Pasukan Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berkewarganegaraan AS Lanjutkan membaca untuk mendapatkan informasi seutuhnya.

    Table of Contents

Pada tanggal 7 April 2025, sebuah insiden tragis terjadi di wilayah Turmus Aya, Tepi Barat, yang melibatkan pasukan IDF dan sejumlah remaja Palestina. Menurut pernyataan dari pihak militer Israel, kejadian bermula ketika tentara mengidentifikasi tiga orang yang mereka sebut sebagai teroris sedang melemparkan batu ke arah jalan raya.

IDF mengklaim bahwa tindakan pelemparan batu tersebut membahayakan keselamatan warga sipil yang sedang berkendara. Sebagai respons, tentara melepaskan tembakan, yang mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya terluka.

Pejabat Palestina mengidentifikasi korban tewas sebagai Omar Mohammad Rabea, seorang remaja berusia 14 tahun yang juga merupakan warga negara Amerika Serikat. Wali kota Turmus Ayya, Adeeb Lafi, menyatakan bahwa Omar ditembak oleh seorang pemukim Israel di pintu masuk kota, bersama dengan dua remaja lainnya yang juga terluka.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam keras insiden ini, menyebutnya sebagai pembunuhan di luar hukum yang dilakukan oleh pasukan Israel selama operasi di kota tersebut. Mereka menyoroti bahwa insiden ini adalah konsekuensi dari impunitas yang terus dinikmati oleh Israel.

Pihak militer Israel mempertahankan tindakan mereka, dengan menyatakan bahwa penembakan itu dibenarkan karena para remaja tersebut melemparkan batu ke jalan raya, yang dianggap sebagai ancaman bagi keselamatan publik. Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan dan konfrontasi yang sering terjadi di Tepi Barat.

Dua remaja Palestina-Amerika lainnya, berusia 14 dan 15 tahun, dilaporkan terluka dalam kejadian tersebut, menurut informasi dari Wali kota Lafi. Situasi di wilayah tersebut tetap tegang dan memerlukan perhatian serius dari komunitas internasional.

Insiden ini menyoroti kompleksitas dan sensitivitas konflik Israel-Palestina, serta perlunya solusi damai yang berkelanjutan.

Sekian ulasan komprehensif mengenai pasukan israel tembak mati remaja palestina berkewarganegaraan as yang saya berikan melalui berita Silakan eksplorasi topik ini lebih jauh lagi cari inspirasi baru dan perhatikan pola makan sehat. Bagikan juga kepada sahabat-sahabatmu. Terima kasih atas perhatiannya

Special Ads
© Copyright 2024 - InfoWeb.Biz.Id
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads